Program

PROGRAM UTAMA ADIPSI

Konsolidasi organisasi

Konsolidasi organisasi merupakan salah satu prasyarat bagi terselenggaranya berbagai program ADPISI. Kegiatan konsolidasi dilakukan secara sistemik dan berkelanjutan yang meliputi :

  • Pengadaan sekretariat yang representatif dengan segala perangkatnya,
  • Pendaftaran ke Departemen Kehakiman
  • Inventarisasi Anggota dan
  • Pembuatan Data based
  • Perluasan Akses dan Jaringan Kerjasama
  • Pembentukan Perwakilan di tingkat DPW dan DPD
  • Kegiatan Ilmiah Peninkatan Kualitas PAI
  • Penguatan DPW ADPISI di 20 propinsi yang sudah terbentuk
  • Pembentukan DPW ADPISI di 10 propinsi lainnya
  • Sosialisasi program ke seluruh DPW ADPISI
  • Pelantikan DPW dan DPD yang sudah terbentuk
  • Menyelenggarakan KONGRES NASIONAL
  • Melakukan kunjungan silaturahmi dengan para pimpinan pusat dan daerah Walikota Bupati dan Gubernur

Program Pembinaan dan Pengembangan Profesi

Program pembinaan dan pengembangan profesi guru dan Dosen PAI merupakan pengejawantahan misi ADPISI kedua. Program ini diarahkan pada upaya meningkatkan kompetensi, kualifikasi, dan profesionalisme guru dan Dosen PAI dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Program ini meliputi :

  • Penyelenggaraan pelatihan Wawasan Kependidikan bagi Asisten Dosen PAI
  • Penyelenggaraan pelatihan Model Pendidikan Moral dan Model Quranik PAI di PTU bagi Dosen PAI,
  • Penyelenggaraan pelatihan E-Book Al- Quran dan Keislaman bagi Dosen PAI,
  • Melakukan seminar, Lokakarya tentang sertifikasi guru dan dosen
  • Melaksanakan Pelatihan-Pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru dan dosen sesuai kebutuhan
  • Melakukan berbagai kerjasama dengan Diknas dan Depag Pusat maupun daerah dalam rangka memberikan dukungan bagi peningkatan mutu guru dan dosen PAI,
  • Merancang seminar, Lokakarya, Semiloka tingkat Nasional yang penyelenggaraannya bekerjasama dengan DPW dan DPD yang sudah terbentuk

Program Peningkatan Mutu Pendidikan PAI

Sejalan dengan misi pertama ADPISI, yang menekankan pada peningkatan kualitas manajemen, kurikulum, proses dan hasil Pendidikan Agama Islam di sekolah dan perguruan tinggi, beberpa program telah disusun, yaitu:

  • Penyelenggaraan berbagai kajian dan penelitian berkenaan dengan kurikulum dan proses perkuliahan yang selama ini terjadi, sebagai bagian dari upaya peningkatan dan pengembangan mutu proses dan hasil belajar PAI di perguruan tinggi.
  • Penyelenggaraan berbagai seminar, lokakarya, serta workshop yang terkait dengan peningkatan mutu guru dan dosen PAI.
  • Penyelenggaraan berbagai seminar, lokakarya, serta workshop yang terkait dengan peningkatan kualitas proses dan hasil belajar PAI di perguruan tinggi.

Program Perlindungan bagi Guru dan Dosen PAI

Program perlindungan bagi dosen PAI dalam melaksanakan tugasnya diarahkan pada upaya memberikan advokasi terhadap berbagai permasalahan yang menimpa dosen PAI, baik sebagai personal maupun dalam kerangka pelaksanaan tugas. Program utama yang dirancang dalam konteks ini adalah memberikan respon terhadap berbagai masukkan, komplain, serta permasalahan yang dialamatkan pada penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam baik bersifat institusional maupun personal, yang dilakukan melalui komunikasi langsung, media cetak maupun elektronik

Program Layanan Masyarakat

Di samping berorientasi ke dalam, program ADPISI juga melakukan berbagai kerjasama dengan pihak luar, khususnya dalam peningkatan mutu proses dan hasil Pendidikan Agama Islam, baik dengan instansi pemerintah dan swasta maupun dengan unsur persekolahan. Hal ini sekaligus merupakan bentuk implementasi misi ADPISI yang keempat. Program layanan masyarakat yang dimaksud meliputi :

  • Penyelenggaraan berbagai pelatihan kependidikan dan keagamaan bagi para guru Pendidikan Agama Islam yang bertugas di SD/MI, SMP/MTs, maupun SMA/MA/SMK bekerjasama dengan Depag, Depdiknas, Dinas Pendidikan, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam, maupun dengan Badan Diklat Daerah di masing-masing propinsi dan kabupaten/kota,
  • Berkolaborasi dengan guru dan MGMP PAI dalam melakukan penelitian, khususnya penelitian tindakan atau penelitian tindakan kelas dalam upaya meningkatkan mutu proses pembelajaran PAI di sekolah/madrasah.
  • Berkolaborasi dengan Kepala Sekolah untuk menciptakan Sekolah yang berkualitas dengan berbasis keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
  • Memberikan layanan konsultasi pendidikan kesetaraan dalam pembelajaran masyarakat melipuiti, pengentasan buta aksara Arab dan Latin, kejar paket A, B, C, dan life skills.
  • Menyelenggarakan pendidikan kesetaraan melipuiti pengentasan buta aksara Arab dan Latin, life skill, kejar paket A, B, dan C, bekerjasama dengan elemen-elemen masyarakat baik secara kelembagaan maupun secara perseorangan.
  • Merancang pelatihan-pelatihan tingkat Nasional untuk meningkatkan kompetensi para guru dan dosen khususnya bagi para anggota,
  • Bekerjasama dengan Depag, Depdiknas, Dinas Pendidikan, PPPG, LPMP, dan Balai Diklat Guru, serta MGMP dalam merancangbangun kurikulum PAI untuk semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Propinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk melakukan pemberantasan buta aksara Latin dan Al-Quran secara Terpadu Berbasis Masjid, atau dipopulerkan dengan istilah “KF-BM TERPADU”, dalam rangka menciptakan DESA-DESA “Model” yang bebas buta aksara Latin dan Al-Quran.
  • Pengembangan pusat informasi PAI, yang memuat berbagai informasi tentang PAI di sekolah, baik materi, data guru PAI, serta berbagai trend metodologi pendidikan yang mudah diakses oleh para guru PAI di seluruh Indonesia.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: